Kupu-kupuku…..
Sayapmu sungguh indah….
Bahkan saat kau mengepakan sayapmu…,
Engkau pergi entah kemana….
Sayapmu bewarnawarni….
Dan sayapmu beraneka ragam
Alangkah cantik dirimu
Menjadi seekor kupu-kupu
Dahulu,kau menjadi seekor ulat
Sangat menjijikan jika orang melihatmu
Tetapi kau bermetamorfosis
Menjelmamenjadi seekor kupu-kupu
-15 Januari 2008-
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Jumat, 13 April 2012
Bunda
Wahai bundaku…
Aku menyayangimu…
Seperti kau menyayangiku…
Ketika diriku sakit…
Kau selalu menjagaku…
Tanpa merasa lelah dan letih…
Saat diriku masih kecil…
Aku selalu menyusahkanmu…
Tanpa mengeluh sedikitpun…
Kini aku sudah besar…
Tetapi aku masih saja menyusahkanmu…
Dan pula aku kadang memarahimu…
Ketika diriku mengingat masa kecilku…
Sungguh aku menyadarinya…
Bahwa diriku telah melukai hatimu…
Tanpa kau memarahiku…
Oh…Bunda…
Maafkanlah diriku ini…
Ternyata diriku sudah terlalu melukai hatimu…
Semenjak kecil hingga besar…
Maafkanlah oh bunda…
-2007-
Aku menyayangimu…
Seperti kau menyayangiku…
Ketika diriku sakit…
Kau selalu menjagaku…
Tanpa merasa lelah dan letih…
Saat diriku masih kecil…
Aku selalu menyusahkanmu…
Tanpa mengeluh sedikitpun…
Kini aku sudah besar…
Tetapi aku masih saja menyusahkanmu…
Dan pula aku kadang memarahimu…
Ketika diriku mengingat masa kecilku…
Sungguh aku menyadarinya…
Bahwa diriku telah melukai hatimu…
Tanpa kau memarahiku…
Oh…Bunda…
Maafkanlah diriku ini…
Ternyata diriku sudah terlalu melukai hatimu…
Semenjak kecil hingga besar…
Maafkanlah oh bunda…
-2007-
Sabtu, 07 April 2012
Impianku
IMPIANKU
Karya: Hana Nur Azizah (7-5)
Setiap aku melewati sebuah sekolah
Aku selalu memikirkan diriku sedang bersekolah
Dalam pikiranku tersirat
Mengapa aku tak seperti mereka?
Padahal aku masih berumur sebelas tahun
Kadang aku sedih...….
Jika melihat teman sebayaku
Karena mereka selalu pergi bersekolah
Dan membahas sekolah mereka
Hingga suatu hari
Aku dikagetkan oleh seorang guru
Agar aku bersekolah di sekolah yang sering aku lewati
Dengan bantuan operasional sekolah
Aku senang bercampur rasa haru
Impianku untuk bersekolah telah terwujud
Aku dapat bersekolah
Terimakasihku pada pemerintah
Karena telah mewujudkan cita-citaku
Puisi ini belum pernah diterbitkan dimanapun -,-v
Karya: Hana Nur Azizah (7-5)
Setiap aku melewati sebuah sekolah
Aku selalu memikirkan diriku sedang bersekolah
Dalam pikiranku tersirat
Mengapa aku tak seperti mereka?
Padahal aku masih berumur sebelas tahun
Kadang aku sedih...….
Jika melihat teman sebayaku
Karena mereka selalu pergi bersekolah
Dan membahas sekolah mereka
Hingga suatu hari
Aku dikagetkan oleh seorang guru
Agar aku bersekolah di sekolah yang sering aku lewati
Dengan bantuan operasional sekolah
Aku senang bercampur rasa haru
Impianku untuk bersekolah telah terwujud
Aku dapat bersekolah
Terimakasihku pada pemerintah
Karena telah mewujudkan cita-citaku
Puisi ini belum pernah diterbitkan dimanapun -,-v
Guruku
yah setidaknya ini puisi aku kelas 5 sd.. lumayan kan?
Guruku
KARYA:HANA NUR AZIZAH
Guruku…..
Engkau sangat berjasa
Engkau sebagai pahlawan tanpa tanda jasa
Engkaupun tak pernah merasa lelah dan letih
Kesabaran dan keuletan menjadi kunci bagimu
Untuk membagi ilmu kepada kami
Keikhlasan menjadi penerangan
Untuk menyongsong masa depan gemilang
Takkan pernah bisa kubalas jasamu
Yang kubisa hanya menghargai jasamu
Guruku dalam cintaku selalu
Ku berterima kasih kepadamu
Semoga Tuhan memberkahimu
Amin….
-2009-
Minggu, 04 Desember 2011
Biarin! - Karya: Yudhistira Adi Nugraha
puisi ini dibacain sama guru bahasa indonesiaku... emang sih, awalnya aku sendiri bilang "kenapa harus baca puisi lagi? toh puisi selalu sama" tapi pas denger guruku baca puisi ini, sekelas tertawa. kok ada ya puisi yang segar? haha.. dan.. ini isinya! ^^
Kamu bilang hidup ini brengsek. Aku bilang biarin
Kamu bilang hidup ini nggak punya arti. Aku bilang biarin
Kamu bilang aku nggak punya kepribadian. Aku bilang biarin
Kamu bilang aku nggak punya pengertian. Aku bilang biarin
Habisnya, terus terang saia, aku nggak percaya sama kamu
Tak usah marah. Aku tahu kamu orangnya sederhana
Cuman, karena kamu merasa asing saja makanya kamu selalu bilang seperti itu
Kamu bilang aku bajingan. Aku bilang biarin
Kamu bilang aku perampok. Aku bilang biarin
Soalnya, kalau aku nggak jadi bajingan mau jadi apa coba, lonte?
Aku laki-laki. Kalau kamu nggak suka kepadaku sebab itu
Aku rampok hati kamu. Toh nggak ada yang nggak perampok di dunia ini.
lya nggak? Kalau nggak percaya tanya saja sama polisi
Habisnya, kalau nggak kubilang begitu mau apa coba
Bunuh diri? Itu lebih brengsek daripada membiarkan hidup ini berjalan seperti kamu sadari sekarang ini
Kamu bilang itu melelahkan. Aku bilang biarin
Kamu bilang itu menyakitkan
Kamu bilang hidup ini brengsek. Aku bilang biarin
Kamu bilang hidup ini nggak punya arti. Aku bilang biarin
Kamu bilang aku nggak punya kepribadian. Aku bilang biarin
Kamu bilang aku nggak punya pengertian. Aku bilang biarin
Habisnya, terus terang saia, aku nggak percaya sama kamu
Tak usah marah. Aku tahu kamu orangnya sederhana
Cuman, karena kamu merasa asing saja makanya kamu selalu bilang seperti itu
Kamu bilang aku bajingan. Aku bilang biarin
Kamu bilang aku perampok. Aku bilang biarin
Soalnya, kalau aku nggak jadi bajingan mau jadi apa coba, lonte?
Aku laki-laki. Kalau kamu nggak suka kepadaku sebab itu
Aku rampok hati kamu. Toh nggak ada yang nggak perampok di dunia ini.
lya nggak? Kalau nggak percaya tanya saja sama polisi
Habisnya, kalau nggak kubilang begitu mau apa coba
Bunuh diri? Itu lebih brengsek daripada membiarkan hidup ini berjalan seperti kamu sadari sekarang ini
Kamu bilang itu melelahkan. Aku bilang biarin
Kamu bilang itu menyakitkan
Langganan:
Postingan (Atom)